Mengucapkan Aamiin Setelah Al-Fatihah Ketika Sholat

Date:

Share:

Hukum Mengucapkan Aamiin

Mengucapkan Aamiin setelah Al-Fatihah dalam sholat hukumnya sunnah muakkadah, dibaca lirih ketika dalam sholat sirriyyah dan dikeraskan ketika dalam sholat jahriyyah. Dan makmum mengucapkan Aamiin bersamaan dengan imam dan inilah pendapat madzhab Syafi’iyah, Hanabilah, Jumhur Ulama dan Ahlul Hadis.

Dalil Disunnahkan Mengucapkan Aamiin dalam Sholat

Dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu, sesungguhnya Nabi ﷺ bersabda,

إذا أمَّن الإمامُ فأمِّنوا؛ فإنَّه مَن وافَقَ تأمينُه تأمينَ الملائكةِ، غُفِرَ له ما تقدَّمَ مِن ذَنبِه

Apabila imam mengucapkan Aamiin, maka (makmum) ucapkan juga Aamiin, barangsiapa yang ucapan aamiinnya bersamaan dengan para malaikat akan diampuni dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari 780, Muslim 410)

Bacaan Aamiin yang Benar dalam Sholat

Sebagian saudara kita tidak memperhatikan dengan baik cara membaca Aamiin saat berdoa atau setelah membaca Al-fatihah baik di dalam atau di luar sholat.

Syaikh Abdurrahman bin ‘Abdullah As-Suhaim hafidzahullah sampai mewanti-wanti,

أي قول : آمين . ولا يجوز تشديد الميم ، فإن المعنى يختلف ، وهو القصد ، ومنه قوله تعالى : (وَلا آَمِّينَ الْبَيْتَ الْحَرَامَ ) أي قاصدين

Ucapkan Aamiin, jangan tasydidkan huruf mimnya (Aammin) karena maknanya berbeda, Aammiin artinya “menuju” sebagaimana firman Allah

وَلا آَمِّينَ الْبَيْتَ الْحَرَامَ

Arti Aammin di ayat ini adalah “dan jangan (pula mengganggu) orang-orang yang menuju Baitullah.”

Kata آمِين berbentuk fi’il Amr (permintaan/permohonan). Kita memohon agar doa-doa kita diijabah oleh Allah ﷻ.

Ada 2 Cara Membaca Aamiin:

1. آمِين – Aamiin
– Panjangkan huruf alif (A) dengan 2 harokat karena statusnya sebagai mad badal
– Panjangkan huruf mim (Mi) dengan 2,4,6 harokat sebelum masuk ke waqaf huruf nun, karena statusnya Mad Arid Lissukun

Sehingga Aamiin آمِين bermakna اللهم استجب: Ya Allah Kabulkanlah (doa kami)

2. أمين – Amiin
– Meringankan dan sedikit memendekkan huruf A
– Memanjangkan huruf mim (Mi)
Yang mempunyai arti sama Ya Allah Kabulkanlah (doa kami)

Hal ini sebagaimana dalam penjelasan Ibnu Katsir rahimahullah dalam tafsir Surat Al-Fatihah

يستحب لمن قرأ الفاتحة أن يقول بعدها : آمين [ مثل : يس ] ، ويقال : أمين . بالقصر أيضا [ مثل : يمين ] ، ومعناه; اللهم استجب ، والدليل على ذلك ما رواه الإمام أحمد وأبو داود ، والترمذي ، عن وائل بن حجر

Disunnahkan bagi orang setelah membaca Al-Fatihah mengucapkan, ‘Aamiin, seperti Yaasiin’, dikatakan juga ‘Amiin dengan memendekkan semisal Yamiin’ dan maknanya adalah اللهم استجب ya Allah kabulkanlah. (Tafsir Ibnu Katsir)

Kesalahan-Kesalahan yang Sering Dilakukan Makmum

  • Sering mendahului ucapan Aamiin sebelum imam selesai ayat terakhir Al-Fatihah.
  • Mengakhirkan dan tidak bareng-bareng bersama imam dan makmum lainnya.
  • Tidak membaca Aamiin.

Jika ada saran dan kritik silahkan sampaikan ke admin@belajarsholat.com

TIM REDAKSI BELAJARSHOLAT.COM

Redaksi Belajarsholat.com
Redaksi Belajarsholat.comhttps://belajarsholat.com
Belajarsholat.com adalah website yang berisi pembelajaran tentang belajar tatacara sholat A-Z, bertujuan untuk mempermudah kaum muslimin belajar fikih sholat, termasuk permasalahan-permasalan kontempoterer yang berkaitan dengan sholat.

Langganan

━ more like this

Bagaimana Cara Sholat Qabliyah Shubuh Bagi Seorang Wanita di Rumah?

Bagaimana Cara Sholat Qabliyah Shubuh Bagi Seorang Wanita di Rumah? Ustadz bagaimana sholatnya seorang wanita yang di rumah khususnya qabliyah shubuh, apakah batasannya dengan iqomat...

Perbedaan Salat Malam dan Salat Tarawih dalam Madzhab Syafi’iyah

Oleh Gus Muhammad Kholil (Pengajar PP. Darussunnah Sragen) Dalam Madzhab Syafi'iyah Salat nafilah (sunah) terbagi menjadi dua: Salat Nafilah Muthlaqah » Salat nafilah muthlaqah adalah salat sunah yang...

Masbuq dan Tertinggal Rakaat Shalat Tarawih, Bagaimana Cara Menggantinya?

Masbuq dan Tertinggal Rakaat Shalat Tarawih Redaksi beberapa kali mendapatkan pertanyaan terkait tertinggal shalat tarawih, bagaimana cara mengganti rakaatnya? Perlu kita ketahui ada kaidah masbuq dalam...

Posisi Tumit Saat Sujud Apakah Direnggangkan atau Dirapatkan?

Posisi Tumit Saat Sujud Apakah Direnggangkan atau Dirapatkan? Beberapa kali kami mendapatkan pertanyaan terkait posisi tumit saat sujud, ada sebagian yang berpendapat harus dirapatkan dan...

Hamba yang Doanya Mustajab dan Dikabulkan Oleh Allah ﷻ – Bag. 1 (Malaikat)

Hamba Allah yang Doanya Mustajab dan Dikabulkan Oleh Allah Bag. 1 Doa merupakan bagian dari ibadah, dan ternyata ada beberapa golongan yang mustajab doanya berdasarkan Al-Qur’an...
spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here