Penyebab Mandi Wajib dalam Madzhab Syafi’iyah – Matan Abi Syuja

Date:

Share:

Penyebab Mandi Wajib dalam Madzhab Syafi’iyah

Bismillah, pembaca belajarsholat.com kali ini kita akan membahas penyebab mandi wajib dalam madzhab Imam Syafi’i yang kami ringkas dari kitab At-Tadzhib Fi Matnil Ghoyah Wat Taqrib (Syarah Matan Abi Syuja’)

«فصل» والذي يوجب الغسل ستة أشياء: ثلاثة تشترك فيها الرجال والنساء وهي التقاء الختانين وإنزال المني والموت وثلاثة تختص بها النساء وهي الحيض والنفاس والولادة.

Fasal: Perkara yang mewajibkan mandi ada enam macam, tiga diantaranya untuk laki-laki dan wanita, dan tiga lainnya khusus wanita.

1. Bertemunya dua khitan.
2. Keluarnya mani.
3. Meninggal dunia.

Adapun 3 macam khusus wanita:

4. Haidh.
5. Nifas.
6. Melahirkan.

Penjelasan Ringkas:

1. Bertemunya dua khitan, artinya berhubungan badan baik keluar mani atau tidak keluar mani diharuskan mandi wajib.

Dalilnya adalah hadis dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu, Nabi ﷺ bersabda,

إِذَا جَلَسَ بَيْنَ شُعَبِهَا الْأَرْبَعِ ثُمَّ جَهَدَهَا فَقَدْ وَجَبَ الْغُسْلُ

“Apabila seorang laki-laki duduk diantara 4 cabangnya (perempuan) kemudian bersungguh-sungguh (mencampurinya) maka wajib mandi.” (HR. Bukhari)

Dalam riwayat lain,

إِذَا جَلَسَ بَيْنَ شُعَبِهَا الأَرْبَعِ وَمَسَّ الْخِتَانُ الْخِتَانَ فَقَدْ وَجَبَ الْغُسْلُ وَإنْ لَمْ يُنْزِلْ (رواه مسلم)

“Apabila seseorang telah duduk di antara 4 anggota cabang wanita dan bertemunya antara khitan dengan khitan maka wajib mandi, walaupun tidak keluar mani.” (HR Muslim)

2. Keluarnya mani, dalilnya adalah hadis dari Ummu Salamah radhiallahu ‘anha yang mendatangi Rasulullah ﷺ

يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ اللَّهَ لَا يَسْتَحْيِي مِنْ الْحَقِّ فَهَلْ عَلَى الْمَرْأَةِ مِنْ غُسْلٍ إِذَا احْتَلَمَتْ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَعَمْ إِذَا رَأَتْ الْمَاءَ فَقَالَتْ أُمُّ سَلَمَةَ يَا رَسُولَ اللَّهِ وَتَحْتَلِمُ الْمَرْأَةُ فَقَالَ تَرِبَتْ يَدَاكِ فَبِمَ يُشْبِهُهَا وَلَدُهَا

Wahai Rasulullah! Allah tidak malu terhadap kebenaran. Apakah seorang wanita wajib mandi bila dia bermimpi? ‘ Rasulullah ﷺ bersabda: ‘Ya, apabila dia melihat air (mani).’ Ummu Salamah berkata; ‘Apakah Seorang wanita juga bermimpi (dan keluar mani)? ‘ Beliau bersabda: ‘Bagaimana kamu, lantas dengan apa anaknya bisa menyerupai dirinya?”

3. Meninggal dunia, dalilnya adalah hadis dari Ummu ‘Athiyyah radhialahu’anha, ia berkata:

تُوفيتْ إحدى بناتِ النبيِّ صلَّى اللهُ عليهِ وسلَّمَ ، فخرج فقال : اغْسِلْنَها ثلاثًا ، أو خمسًا ، أو أكثرَ من ذلك إن رأيتُنَّ ذلك

“Salah seorang putri Nabi ﷺ meninggal (yaitu Zainab). Maka beliau keluar dan bersabda: “mandikanlah ia tiga kali, atau lima kali atau lebih dari itu jika kalian menganggap itu perlu.” (HR. Bukhari, Muslim)

4. Haidh, dalilnya Firman Allah ﷻ,

‎وَيَسْـَٔلُوْنَكَ عَنِ الْمَحِيْضِ ۗ قُلْ هُوَ اَذًىۙ فَاعْتَزِلُوا النِّسَاۤءَ فِى الْمَحِيْضِۙ وَلَا تَقْرَبُوْهُنَّ حَتّٰى يَطْهُرْنَ ۚ فَاِذَا تَطَهَّرْنَ فَأْتُوْهُنَّ مِنْ حَيْثُ اَمَرَكُمُ اللّٰهُ ۗ اِنَّ اللّٰهَ يُحِبُّ التَّوَّابِيْنَ وَيُحِبُّ الْمُتَطَهِّرِيْنَ

“Dan mereka menanyakan kepadamu (Muhammad) tentang haid. Katakanlah, “Itu merupakan sesuatu yang kotor.” Sebab itu jauhilah istri pada waktu menstruasi atau haid dan jangan kamu dekati mereka sebelum mereka suci. Apabila mereka telah suci, campurilah (melakukan hubungan suami isteri) mereka sesuai dengan (ketentuan) yang diperintahkan Allah kepadamu. Sesungguhnya, Allah menyukai orang yang bertaubat dan yang menyucikan dirinya.” (QS. Al Baqarah:222)

Dan juga hadis dari ibundah ‘Aisyah radhiallahu ‘anha, Nabi ﷺ bersabda,

‎إذا أقبلت الحيضة فدعي الصلاة، وإذا أدبرت فاغسلي وصلي

“Jika haid datang maka tinggalkanlah salat, dan jika ia pergi maka mandilah dan lakukanlah salat”. (HR Bukhari dan Muslim).

5. Nifas, dalilnya diqiyaskan haids

6. Melahirkan diqiyaskan dengan mani.

Wallahu a’lam.

Redaksi Belajarsholat.com
Redaksi Belajarsholat.comhttps://belajarsholat.com
Belajarsholat.com adalah website yang berisi pembelajaran tentang belajar tatacara sholat A-Z, bertujuan untuk mempermudah kaum muslimin belajar fikih sholat, termasuk permasalahan-permasalan kontempoterer yang berkaitan dengan sholat.

Langganan

━ more like this

Bagaimana Cara Sholat Qabliyah Shubuh Bagi Seorang Wanita di Rumah?

Bagaimana Cara Sholat Qabliyah Shubuh Bagi Seorang Wanita di Rumah? Ustadz bagaimana sholatnya seorang wanita yang di rumah khususnya qabliyah shubuh, apakah batasannya dengan iqomat...

Perbedaan Salat Malam dan Salat Tarawih dalam Madzhab Syafi’iyah

Oleh Gus Muhammad Kholil (Pengajar PP. Darussunnah Sragen) Dalam Madzhab Syafi'iyah Salat nafilah (sunah) terbagi menjadi dua: Salat Nafilah Muthlaqah » Salat nafilah muthlaqah adalah salat sunah yang...

Masbuq dan Tertinggal Rakaat Shalat Tarawih, Bagaimana Cara Menggantinya?

Masbuq dan Tertinggal Rakaat Shalat Tarawih Redaksi beberapa kali mendapatkan pertanyaan terkait tertinggal shalat tarawih, bagaimana cara mengganti rakaatnya? Perlu kita ketahui ada kaidah masbuq dalam...

Posisi Tumit Saat Sujud Apakah Direnggangkan atau Dirapatkan?

Posisi Tumit Saat Sujud Apakah Direnggangkan atau Dirapatkan? Beberapa kali kami mendapatkan pertanyaan terkait posisi tumit saat sujud, ada sebagian yang berpendapat harus dirapatkan dan...

Hamba yang Doanya Mustajab dan Dikabulkan Oleh Allah ﷻ – Bag. 1 (Malaikat)

Hamba Allah yang Doanya Mustajab dan Dikabulkan Oleh Allah Bag. 1 Doa merupakan bagian dari ibadah, dan ternyata ada beberapa golongan yang mustajab doanya berdasarkan Al-Qur’an...
spot_img