Ustadz, saya shalat… tapi tidak membekas di hati.🤍
Jawab:
Apa yang kita lakukan sehari-hari sangat berpengaruh pada batin. Ketika mata lebih sering menikmati aurat dan kemaksiatan, ia mengirimkan sinyal kegelapan ke dalam hati. Itulah yang disebut rān (رَانَ) — noda hitam yang menutupi hati.
كَلَّا ۖ بَلْ ۜ رَانَ عَلَىٰ قُلُوبِهِم مَّا كَانُوا۟ يَكْسِبُونَ
Sekali-kali tidak (demikian), sebenarnya apa yang selalu mereka usahakan itu menutupi hati mereka. (QS. Al-Muthaffifin:14)
Agar ibadah terasa nikmat, rān yang menempel di hati harus segera dibersihkan dan dijaga agar tidak kembali.
Di antara hikmah Allah memberikan ujian kepada hamba-Nya adalah untuk membongkar rān tersebut: dengan taubat, istighfar, dan rasa bersalah di hadapan Allah.
Hingga akhirnya, puncaknya adalah air mata yang jatuh dalam sujud penuh ketundukan.












