<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>sholat makruh - Belajar Cara Sholat Lengkap</title>
	<atom:link href="https://belajarsholat.com/tag/sholat-makruh/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://belajarsholat.com</link>
	<description>Tuntunan Belajar Bacaan Shalat dan Gerakannya dari Jadwal Sholat Wajib Lima Waktu, Sholat Sunnah, Sholat Subuh, Shalat Tahajud, Sholat Dhuha</description>
	<lastBuildDate>Sat, 12 Oct 2024 20:36:59 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://belajarsholat.com/wp-content/uploads/2022/01/icon-75x75.png</url>
	<title>sholat makruh - Belajar Cara Sholat Lengkap</title>
	<link>https://belajarsholat.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Lanjutan Waktu Sholat</title>
		<link>https://belajarsholat.com/3841-lanjutan-waktu-sholat.html</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Academy Sholat]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 13 Oct 2024 23:22:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Fikih]]></category>
		<category><![CDATA[Belajar islam]]></category>
		<category><![CDATA[belajar sholat]]></category>
		<category><![CDATA[Haram shalat]]></category>
		<category><![CDATA[Ihsan]]></category>
		<category><![CDATA[Iman]]></category>
		<category><![CDATA[Islam yang benar]]></category>
		<category><![CDATA[Shalat 5 waktu]]></category>
		<category><![CDATA[shalat sunnah]]></category>
		<category><![CDATA[shalat wajib]]></category>
		<category><![CDATA[sholat makruh]]></category>
		<category><![CDATA[Waktu haram shalat]]></category>
		<category><![CDATA[waktu sholat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://belajarsholat.com/?p=3841</guid>

					<description><![CDATA[<p>Keharaman waktu Sholat Selain Di Mekkah 3. Waktu di saat kuning-kuning matahari masih terjadi sampai matahari betul-betul terbenam karena memang adanya larangan melakukan sholat pada waktu tersebut. Hasan al- Baghowi berkata dalam kitab al-Mashobih bahwa Utbah bin Amir berkata, “Rasulullah shollallahu ‘alaihi wa sallama melarang kita melakukan sholat dan mengubur mayit di 3 (tiga) waktu, [&#8230;]</p>
The post <a href="https://belajarsholat.com/3841-lanjutan-waktu-sholat.html">Lanjutan Waktu Sholat</a> appeared first on <a href="https://belajarsholat.com">Belajar Cara Sholat Lengkap</a>.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2>Keharaman waktu Sholat Selain Di Mekkah</h2>
<h4>3. Waktu di saat kuning-kuning matahari masih terjadi sampai matahari betul-betul terbenam</h4>
<p>karena memang adanya larangan melakukan sholat pada waktu tersebut. Hasan al- Baghowi berkata dalam kitab al-Mashobih bahwa Utbah bin Amir berkata, “Rasulullah shollallahu ‘alaihi wa sallama melarang kita melakukan sholat dan mengubur mayit di 3 (tiga) waktu, yaitu ketika matahari terbit sampai naik (setinggi satu tombak), ketika matahari di tengah langit (istiwak) sampai ia tergelincir (zawal), dan ketika matahari hampir terbenam sampai benar-benar terbenam.” Hadis ini diriwayatkan oleh Muslim.</p>
<h4>4. Waktu setelah melaksanakan sholat Subuh,</h4>
<p>yaitu bagi orang yang melaksanakan sholat Subuh secara adak yang tidak perlu menqodho. Apabila sholat Subuh yang ia laksanakan adalah sholat Subuh qodho atau sholat Subuh adak tetapi masih wajib mengqodhonya, seperti sholat Subuh yang dilaksanakan oleh orang yang bertayamum di tempat yang pada umumnya ada air, maka tidak haram baginya sholat setelah sholat Subuh, bahkan baginya sholat sunah mutlak pun sah dilakukan setelah sholat Subuh.</p>
<p>Keharaman sholat setelah sholat Subuh adalah sampai matahari terbit dan naik setinggi satu tombak karena keharaman dari segi perbuatan terus berlangsung sampai matahari naik, tetapi keharaman dari segi perbuatan hanya berlaku sebelum matahari terbit saja. Adapun setelah terbit, maka keharamannya adalah dari segi waktu atau zaman.</p>
<h4>5. Setelah melaksanakan sholat Ashar,</h4>
<p>yaitu bagi orang yang melaksanakan sholat Ashar secara adak yang tidak perlu menqodho. Apabila sholat Ashar yang ia laksanakan adalah sholat Ashar qodho atau sholat Ashar adak tetapi masih wajib mengqodhonya, seperti sholat Ashar yang dilaksanakan oleh orang yang bertayamum di tempat yang pada umumnya ada air, maka tidak haram baginya sholat setelah sholat Ashar, bahkan sholat sunah mutlak pun sah, seperti yang dijelaskan dalam sholat Subuh.</p>
<p>Hukum sholat yang dilaksanakan setelah sholat Ashar adalah haram dan tidak sah, meskipun sholat Ashar-nya dijamakkan secara jamak takdim, seperti seseorang mendahulukan pelaksanakan sholat Ashar dan menjamaknya secarajamak takdim dengan sholat Dzuhur. Oleh karena inilah, di kalangan ulama Syafiiah terdapat suatu ungkapan, “Seseorang dimakruhkan baginya sholat sunah setelah tergelincirnya matahari dan sebelum panjang bayangan suatu benda sama dengan panjang benda tersebut.”</p>
<p>Keharaman sholat setelah sholat Ashar adalah sampai tenggelam matahari. Batasan sampai tenggelam matahari ini mencakup juga waktu di saat nampaknya kuning-kuning sorot matahari karena keharaman sholat yang berhubungan dengan perbuatan akan terus berlangsung sampai tenggelam matahari meskipun setelah terlewatnya kuning-kuning sorot matahari yang keharaman tersebut disertai atau bersamaan dengan keharaman yang berhubungan dengan zaman/waktu.</p>
<p>Larangan sholat setelah sholat Subuh dan Ashar adalah berdasarkan sabda Rasulullah shollallahu ‘alaihi wa sallama, “Janganlah kalian sholat setelah sholat Subuh sampai matahari naik dan setelah sholat Ashar sampai matahari tenggelam.”</p>
<p>Kesimpulannya adalah bahwa dari 5 (lima) waktu ini, ada 3 (tiga) waktu yang larangan sholatnya berhubungan dengan waktu, yaitu ketika terbit matahari, ketika istiwak, dan ketika kuning sorot matahari.</p>
<p>Dan terkadang larangan sholat pada saat terbit matahari dan kuning sorot matahari juga berhubungan dengan perbuatan (sholat). Baca juga artikel tentang <a title="Makruh-makruh Sholat" href="https://belajarsholat.com/3695-makruh-makruh-sholat.html">Makruh-makruh Sholat</a></p>
<p>Terkadang larangan sholat yang berhubungan dengan waktu dan juga perbuatan terjadi secara bersamaan bagi orang yang melakukan sholat fardhu sedangkan waktu telah memasuki waktu larangan, seperti ada musholli sholat Subuh di saat matahari terbit atau ia sholat Ashar di saat matahari menguning, maka haram baginya sholat sunah pada saat demikian dimana larangan keharaman tersebut dari segi perbuatan dan juga waktu.</p>
<p>Adapun larangan nomer [4] dan [5], yaitu setelah sholat Subuh dan sholat Ashar maka larangan sholat hanya berhubungan dengan perbuatan saja.</p>
<p>Yuk subscribe <a title="Akun Youtube Belajar Sholat" href="https://www.youtube.com/belajarsholatofficial">Akun Youtube Belajar Sholat</a></p>The post <a href="https://belajarsholat.com/3841-lanjutan-waktu-sholat.html">Lanjutan Waktu Sholat</a> appeared first on <a href="https://belajarsholat.com">Belajar Cara Sholat Lengkap</a>.]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sholat Ditanah Haram</title>
		<link>https://belajarsholat.com/3838-sholat-ditanah-haram.html</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Academy Sholat]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 13 Oct 2024 03:12:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Fikih]]></category>
		<category><![CDATA[Madinah]]></category>
		<category><![CDATA[makruh]]></category>
		<category><![CDATA[Mubah]]></category>
		<category><![CDATA[sholat]]></category>
		<category><![CDATA[Sholat dimekkah]]></category>
		<category><![CDATA[Sholat haram]]></category>
		<category><![CDATA[sholat jamaah]]></category>
		<category><![CDATA[sholat jumat]]></category>
		<category><![CDATA[sholat makruh]]></category>
		<category><![CDATA[sholat sunnah]]></category>
		<category><![CDATA[sholat wajib]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://belajarsholat.com/?p=3838</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sholat ditanah Haram Mekkah Adapun sholat di 5 (lima) waktu ini nanti di tanah Haram Mekah, baik di masjidnya atau lainnya maka hukum sholatnya tidak dimakruhkan secara mutlak, karena ada hadis yang diriwayatkan oleh Turmudzi dan lainnya, “Hai anak cucu Abdul Manaf! Janganlah kalian melarang seorangpun yang towaf di Baitullah dan yang sholat disana kapanpun [&#8230;]</p>
The post <a href="https://belajarsholat.com/3838-sholat-ditanah-haram.html">Sholat Ditanah Haram</a> appeared first on <a href="https://belajarsholat.com">Belajar Cara Sholat Lengkap</a>.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2>Sholat ditanah Haram Mekkah</h2>
<p>Adapun sholat di 5 (lima) waktu ini nanti di tanah Haram Mekah, baik di masjidnya atau lainnya maka hukum sholatnya tidak dimakruhkan secara mutlak, karena ada hadis yang diriwayatkan oleh Turmudzi dan lainnya, “Hai anak cucu Abdul Manaf! Janganlah kalian melarang seorangpun yang towaf di Baitullah dan yang sholat disana kapanpun yang ia inginkan, baik malam atau siang.”</p>
<p>Yuk baca juga tentang <a title="Syarat Pertama Sah Sholat" href="https://belajarsholat.com/3639-syarat-pertama-sah-sholat.html">Syarat Pertama Sah Sholat</a></p>
<p>Akan tetapi sholat di tanah Haram di saat 5 (lima) waktu ini hukumnya khilaf aula karena keluar dari perbedaan pendapat yang dinyatakan oleh Imam Malik dan Abu Hanifah rodhiyallahu anhuma. Berbeda dengan tanah Haram Madinah, maka hukum sholat disana pada saat 5 (lima) waktu ini nanti hukumnya sama seperti yang lainnya, artinya, dimakruhkan.</p>
<h3>5 (lima) waktu yang dimaksud adalah;</h3>
<h4>1. Ketika permulaan terbit matahari sampai matahari naik ke atas sekitar satu tombak.</h4>
<p>Apabila ia telah naik setombak maka sholatnya sah secara mutlak. Panjang satu tombak adalah 7 (tujuh) dzirok menurut pandangan mata dengan ukuran dzirok anak adam. Adapun ulama yang menghitung setombak dengan ukuran 4 (empat) dzirok maka yang dimaksud adalah menurut ukuran dzirok tukang pandai besi.</p>
<h4>2. Ketika waktu istiwak,</h4>
<p>yaitu matahari tepat di tengah-tengah langit di selain hari Jumat, sampai tergelincir (zawal). Ketahuilah sesungguhnya waktu istiwak sangat sulit diketahui, bahkan hampir tidak diketahui sama sekali sampai matahari tergelincir, tetapi meskipun waktu istiwak sulit diketahui maka apabila musholli menjatuhkan takbiratul ihram pada waktu istiwak maka sholatnya tidak sah. Adapun waktu istiwak di hari Jumat maka melakukan sholat pada saat itu, meskipun musholli bukan orang yang menghadiri sholat Jumat, maka sholatnya tetap sah. Adapun sholat yang dilakukan di selain waktu istiwak, maka hukum sholat di hari Jumat adalah seperti hukum sholat di hari-hari lainnya.</p>
<p>Yuk subscribe <a title="Akun Youtube Belajar Sholat" href="https://www.youtube.com/belajarsholatofficial">Akun Youtube Belajar Sholat</a></p>The post <a href="https://belajarsholat.com/3838-sholat-ditanah-haram.html">Sholat Ditanah Haram</a> appeared first on <a href="https://belajarsholat.com">Belajar Cara Sholat Lengkap</a>.]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Makruh-makruh Sholat</title>
		<link>https://belajarsholat.com/3695-makruh-makruh-sholat.html</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Academy Sholat]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 24 Jul 2024 09:15:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Fikih]]></category>
		<category><![CDATA[makruh]]></category>
		<category><![CDATA[makruh sholat]]></category>
		<category><![CDATA[makruh-makruh]]></category>
		<category><![CDATA[sholat]]></category>
		<category><![CDATA[sholat makruh]]></category>
		<category><![CDATA[syarat sholat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://belajarsholat.com/?p=3695</guid>

					<description><![CDATA[<p>Orang-orang yang dimakruhkan Sholat Sholat dimakruhkan bagi orang-orang yang bersifatan dengan salah satu sifat dari 20 sifat berikut ini, mereka adalah: 1) Orang yang menahan kebelet eek. 2) Orang yang menahan kebelet pipis. 3) Orang yang menahan kebelet eek dan pipis. 4) Orang yang sholat dengan berdiri dengan satu kaki saja (Jawa: engklek) 5) Orang [&#8230;]</p>
The post <a href="https://belajarsholat.com/3695-makruh-makruh-sholat.html">Makruh-makruh Sholat</a> appeared first on <a href="https://belajarsholat.com">Belajar Cara Sholat Lengkap</a>.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2><strong>Orang-orang yang dimakruhkan Sholat</strong></h2>
<p>Sholat dimakruhkan bagi orang-orang yang bersifatan dengan salah satu sifat dari 20 sifat berikut ini, mereka adalah:</p>
<h4>1) Orang yang menahan kebelet <em>eek</em>.</h4>
<h4>2) Orang yang menahan kebelet <em>pipis</em>.</h4>
<h4>3) Orang yang menahan kebelet <em>eek </em>dan <em>pipis</em>.</h4>
<h4>4) Orang yang sholat dengan berdiri dengan satu kaki saja (Jawa: <em>engklek</em>)</h4>
<h4>5) Orang yang sholat dengan merapatkan kedua kaki seolah-olah kedua kakinya itu terikat.</h4>
<h4>6) Orang yang ‘قِازَح ’, yaitu yang menahan memakai <em>muzah </em>yang tidak muat (sesak). Syarqowi dan sebagian ulama menafsiri kata ‘قِازَح ’ dengan arti orang yang menahan kentut. Sedangkan orang yang menahan memakai <em>muzah </em>sesak disebut dengan ‘فِازَح ’. Masing-masing dua arti tersebut shohih.</h4>
<h4>7) Orang yang lapar sedangkan makanan atau minuman telah tersaji atau hampir tersaji.</h4>
<h4>8) Orang yang haus.</h4>
<h4>9) Orang yang menahan kentut.</h4>
<h4>10) Orang yang ingin sekali menikmati makanan yang telah tersaji atau hendak disajikan meskipun ia tidak lapar. Begitu juga dimakruhkan sholat bagi orang yang ingin sekali ber<em>jimak </em>dengan istrinya yang di rumah.</h4>
<h4>Yuk baca juga artikel tentang : <a title="Hukum Membaca Surah dalam Sholat di Rokaat Ketiga atau Keempat" href="https://belajarsholat.com/1279-hukum-membaca-surah-dalam-sholat-di-rokaat-ketiga-atau-keempat.html">Hukum Membaca Surah dalam Sholat di Rokaat Ketiga atau Keempat</a></h4>
<h4>11) Orang yang mengantuk.</h4>
<h4>12) Orang yang sholat di atas kuburan yang model kuburannya bukan galian, atau dengan model kuburan galian dan ia beralas kaki di atas tanah, apabila tidak beralas kaki maka sholatnya tidak sah.</h4>
<h4>13) Orang yang sholat di area pembuangan sampah.</h4>
<h4>14) Orang yang sholat di area penjagalan binatang.</h4>
<h4>15) Orang yang sholat di tempat pemandian yang bekas digunakan untuk mandi, meskipun di tempat ganti pakaian.</h4>
<h4>16) Orang yang sholat di tempat pengantrian minum untuk binatang unta, meskipun tempat tersebut suci.</h4>
<h4>17) Orang yang sholat di tempat yang paling tinggi dimana tempat tersebut berada di dalam sebuah bangunan, bukan tempat tertinggi yang terbuka.</h4>
<h4>18) Orang yang sholat di atas Ka’bah.</h4>
<h4>19) Orang yang sholat di dalam gereja orang Yahudi dan Nasrani dan tempat-tempat lain dimana setan-setan tinggal disana, seperti tempat (penjualan atau menyimpan) khomr dan pemungutan cukai. Syarqowi berkata, “Kemakruhan sholat di tempat-tempat yang telah disebutkan di atas adalah ketika tidak kuatir meninggalkan sholat pada saat mencari tempat-tempat lain. Apabila ketika ingin mencari tempat lain, tetapi kuatir sholat akan terlewatkan maka tidak dimakruhkan melakukan sholat di tempat-tempat tersebut.”</h4>
<h4>20) Orang yang sholat sendiri padahal ada jamaah yang tengah didirikan.</h4>
<h5>Pengertian sholat sendiri disini ada dua;</h5>
<h5>Pertama, sholat sendiri meninggalkan jamaah dan shof, misalnya; <em>musholli </em>benar-benar sholat sendiri.</h5>
<h5>Kedua, sholat sendiri meninggalkan shof saja, misalnya; <em>musholli </em>sholat dengan niatan jamaah saat takbiratul ihram, tetapi ia tidak bergabung dengan shof makmum lain, melainkan ia berada di shof sendiri. Sholat sendiri demikian ini dapat menghilangkan keutamaan jamaah, seperti yang disebutkan oleh ar-Romli, dan menghilangkan keutamaan shof. Sedangkan ulama lain beranggapan salah kalau sholat sendiri semacam itu hanya menghilangkan keutamaan shof saja, bukan keutamaan jamaah.</h5>
<h5>Mengenai kemakruhan-kemakruhan dalam sholat maka akan dijelaskan nanti, <em>insya Allah</em>. Mereka berjumlah 21 kemakruhan.</h5>
<p>&nbsp;</p>
<p>Yuk subscribe <a title="Akun Youtube Belajar Sholat" href="https://www.youtube.com/belajarsholatofficial">Akun Youtube Belajar Sholat</a></p>The post <a href="https://belajarsholat.com/3695-makruh-makruh-sholat.html">Makruh-makruh Sholat</a> appeared first on <a href="https://belajarsholat.com">Belajar Cara Sholat Lengkap</a>.]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
