<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>hati yang kuat - Belajar Cara Sholat Lengkap</title>
	<atom:link href="https://belajarsholat.com/tag/hati-yang-kuat/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://belajarsholat.com</link>
	<description>Tuntunan Belajar Bacaan Shalat dan Gerakannya dari Jadwal Sholat Wajib Lima Waktu, Sholat Sunnah, Sholat Subuh, Shalat Tahajud, Sholat Dhuha</description>
	<lastBuildDate>Sat, 11 May 2024 13:29:56 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://belajarsholat.com/wp-content/uploads/2022/01/icon-75x75.png</url>
	<title>hati yang kuat - Belajar Cara Sholat Lengkap</title>
	<link>https://belajarsholat.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Sujudnya Hati dalam Sholat</title>
		<link>https://belajarsholat.com/3371-sujudnya-hati-dalam-sholat.html</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Academy Sholat]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 18 May 2024 03:00:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gerakan Sholat]]></category>
		<category><![CDATA[hati]]></category>
		<category><![CDATA[hati yang kuat]]></category>
		<category><![CDATA[qolbu]]></category>
		<category><![CDATA[Sucikan hati]]></category>
		<category><![CDATA[Sujudnya hati]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://belajarsholat.com/?p=3371</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sujudnya Hati ‌‌سجود القلب ‌‌ولما كان سجود القلب خضوعه التام لربه، أمكنه استدامة هذا السجود إلى يوم لقائه. ‌‌كما قيل لبعض السلف هل يسجد القلب؟ قال: (أي والله سجدة لا يرفع رأسه منها حتى يلقى الله) Sujudnya hati bermakna ketundukan dan kepatuhan seorang hamba yang sempurna untuk Tuhannya, ini memungkinkannya untuk memohon dilanggengkan sujud ini [&#8230;]</p>
The post <a href="https://belajarsholat.com/3371-sujudnya-hati-dalam-sholat.html">Sujudnya Hati dalam Sholat</a> appeared first on <a href="https://belajarsholat.com">Belajar Cara Sholat Lengkap</a>.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2><strong>Sujudnya Hati</strong></h2>
<p class="arab">‌‌سجود القلب</p>
<p class="arab">‌‌ولما كان سجود القلب خضوعه التام لربه، أمكنه استدامة هذا السجود إلى يوم لقائه.</p>
<p class="arab">‌‌كما قيل لبعض السلف هل يسجد القلب؟ قال: (أي والله سجدة لا يرفع رأسه منها حتى يلقى الله)</p>
<p>Sujudnya hati bermakna ketundukan dan kepatuhan seorang hamba yang sempurna untuk Tuhannya, ini memungkinkannya untuk memohon dilanggengkan sujud ini hingga bertemu dengan-Nya kelak di akhirat.</p>
<p>Hal ini sebagaimana dikatakan oleh beberapa kalangan ulama salaf, ketika mereka ditanya, &#8220;Apakah hati bersujud?&#8221;</p>
<p>Mereka menjawab, &#8220;Demi Allah, sujudnya hati adalah sujud yang tidak pernah diangkat kepalanya dari sujud sampai dia bertemu dengan Allah kelak di akhirat.&#8221; Baca Juga Artikel Tentang : <a title="Tata Cara Turun Sujud, Mendahulukan Lutut Atau Tangan Dulu?" href="https://belajarsholat.com/1943-tata-cara-turun-sujud-mendahulukan-lutut-atau-tangan-dulu.html">Tata Cara Turun Sujud, Mendahulukan Lutut Atau Tangan Dulu?</a></p>
<h2><strong>Nama-nama Shalat</strong></h2>
<p class="arab">‌‌أسماء الصلاة</p>
<p class="arab">‌‌ولما بنيت الصلاة على خمس: القراءة والقيام والركوع والسجود والذكر سميت باسم كل واحد من هذه الخمس</p>
<p>Ketika shalat ditegakkan dengan dua pondasi: qirâ&#8217;ah (bacaan), berdiri, rukuk, sujud dan dzikir, maka demikian pula ia dinamakan dengan setiap nama dari kelima perbuatan ini.</p>
<p><strong>Shalat dinamakan qiyam (berdiri), sebagarnana tergambar dalam firman Allah ta’ala,</strong></p>
<p class="arab">‌‌فسميت قيامًا كقوله تعالى: {قُمِ اللَّيْلَ إِلَّا قَلِيلًا} [المزمل: 2]</p>
<p>Bangunlah (untuk sembahyang) di malam hari, kecuali sedikit(dari padanya) (al-muzammil [73]:2)</p>
<p>Dan juga dalam firman-Nya yang lain,</p>
<p class="arab">‌‌{وَقُومُوا لِلَّهِ قَانِتِينَ} [البقرة: 238]</p>
<p>Berdirilah untuk Allah (dalam shalatmu) dengan khusyuk. (al-Baqarah [2]: 238)</p>
<p><strong>Shalat juga bermaka qira&#8217;ah (bacaan) sebagaimana yang dinyatakan dalam firman-Nya,</strong></p>
<p class="arab">‌‌{وَقُرْآَنَ الْفَجْرِ إِنَّ قُرْآَنَ الْفَجْرِ كَانَ مَشْهُودًا} [الإسراء: 78]</p>
<p>Dan (dirikanlah pula shalat) Subuh. Sesungguhnya shalat Subuh itu disaksikan (oleh malaikat),(al-Isrâ’ [17]: 78)</p>
<p><strong>Shalat juga dinamakan rukuk, sebagaimana yang dinyatakan dalam firman-Nya</strong>,</p>
<p class="arab">‌‌{وَارْكَعُوا مَعَ الرَّاكِعِينَ} [البقرة: 43]</p>
<p>Dan dirikaniah shalat, tunaikaniah zakat dan rukuklah beserta orang-orang yang rukuk. (al-Baqarah [2): 43)</p>
<p><strong>Shalat juga dinamakan sujud, seperti dalam firman-Nya,</strong></p>
<p class="arab">‌‌{فَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ وَكُن مِّنَ السَّاجِدِينَ} [الحجر: 98]</p>
<p>Maka bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu dan jadilah kamu di antara orang-orang yang bersujud (shalat). (al-Hijr [15]: 98)</p>
<p>Juga firman-Nya yang lain,</p>
<p class="arab">‌‌{وَاسْجُدْ وَاقْتَرِبْ} [العلق:19]</p>
<p>Sekali-kali jangan, janganiah kamu path kepadanya; dan sujudlah dan dekatkanlah (dirimu kepada Tuhan). (al-&#8216;Alaq [96]: 19)</p>
<p><strong>Shalat juga bermakna dzikir (mengingat Allah), seperti disebutkan dalam firman-Nya,</strong></p>
<p class="arab">‌‌{إِذَا نُودِيَ لِلصَّلَاةِ مِنْ يَوْمِ الْجُمُعَةِ فَاسْعَوْا إِلَى ذِكْرِ اللَّهِ} [الجمعة: 9]</p>
<p>Hai orang-orang beriman, apabila diseru untuk menunaikan shalat jum&#8217;at, maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah. (al-Jum &#8216;ah [62]: 9)</p>
<p>Dalam firman-Nya yang lain dinyatakan,</p>
<p class="arab">‌‌{لَا تُلْهِكُمْ أَمْوَالُكُمْ وَلَا أَوْلَادُكُمْ عَنْ ذِكْرِ اللَّهِ} [المنافقون: 9]</p>
<p>Hai orang-orang beriman, janganlah hartamu dan anak-anakmu melalaikan kamu dari mengingat Allah. (al-Munâfiqun [63]: 9)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p class="arab">‌‌وأشرف أفعالها السجود، وأشرف أذكارها القراءة، وأول سورة أنزلت على النبي صلى الله عليه وسلم افتتحت بالقراءة وختمت بالسجود ووضعت الركعة على ذلك، أولها قراءة وآخرها سجود</p>
<p><strong>Sebaik-baiknya perbuatan dalam shalat adalah sujud, dan sebaik-baiknya dzikir dalam shalat adalah qirá ah.</strong></p>
<p>Surah yang pertama kali diturunkan kepada Nabi Shallallahu Alaihi Wa Sallam surah al-alaq (surah ke 96), dan ia dibuka dengan al-qira&#8217;ah, yakni kalimat, iqra (ayat 1), dan ditutup dengan sujud, yaitu ayat:</p>
<p>Kalla la tuthi hu wasjud waqtarib (Sekali-kali jangan, janganlah kamu patuh kepadanya; dan sujudlah dan dekatkanlah (dirimu kepada Tuhan; ayat 19), maka diletakkan proses sujud (dalam shalat) adalah karena shalat awalnya qirâ&#8217;ah dan akhirnya adalah sujud. Subscribe <a title="Belajar Sholat" href="https://www.youtube.com/@belajarsholatofficial/videos">Akun Youtube Belajar Sholat</a></p>The post <a href="https://belajarsholat.com/3371-sujudnya-hati-dalam-sholat.html">Sujudnya Hati dalam Sholat</a> appeared first on <a href="https://belajarsholat.com">Belajar Cara Sholat Lengkap</a>.]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dampak Dari Kelalaian</title>
		<link>https://belajarsholat.com/3312-dampak-dari-kelalaian.html</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Academy Sholat]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 May 2024 16:48:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Adab]]></category>
		<category><![CDATA[gersang]]></category>
		<category><![CDATA[hati]]></category>
		<category><![CDATA[hati yang kuat]]></category>
		<category><![CDATA[pekara hati]]></category>
		<category><![CDATA[yuk sholat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://belajarsholat.com/?p=3312</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jika curahan rahmat turun terus menerus, maka bergetarlah bumi dan tumbuhlah tanaman yang segar dari setiap sisinya. Sebaliknya, jika ia gersang dan kering, maka ia bagaikan pohon yang bunganya layu karena tidak mendapatkan air. ‌‌عاقبة الغفلة وإذا تدارك عليه غيث الرحمة اهتزت أرضه وربت وأنبتت من كل زوج بهيج، فإذا ناله القحط والجدب كان بمنزلة [&#8230;]</p>
The post <a href="https://belajarsholat.com/3312-dampak-dari-kelalaian.html">Dampak Dari Kelalaian</a> appeared first on <a href="https://belajarsholat.com">Belajar Cara Sholat Lengkap</a>.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jika curahan rahmat turun terus menerus, maka bergetarlah bumi dan tumbuhlah tanaman yang segar dari setiap sisinya. Sebaliknya, jika ia gersang dan kering, maka ia bagaikan pohon yang bunganya layu karena tidak mendapatkan air. </strong></p>
<p class="arab" style="text-align: right;">‌‌عاقبة الغفلة<br />
وإذا تدارك عليه غيث الرحمة اهتزت أرضه وربت وأنبتت من كل زوج بهيج، فإذا ناله القحط والجدب كان بمنزلة شجرة رطوبتها ولينها وثمارها من الماء، فإذا منعت من الماء يبست عروقها وذبلت أغصانها، وحبست ثمارها وربما يبست الأغصان والشجرة، فإذا مددت منها غصنًا إلى نفسك لم يمتد ولم ينقد لك وانكسر فحينئذ تقتضي حكمة قيم البستان قطع تلك الشجرة وجعلها وقودًا للنار</p>
<h2><strong>Dampak dari Kelalaian</strong></h2>
<p>Jika curahan rahmat turun terus menerus, maka bergetarlah bumi dan tumbuhlah tanaman yang segar dari setiap sisinya. Sebaliknya, jika ia gersang dan kering, maka ia bagaikan pohon yang bunganya layu karena tidak mendapatkan air. Demikian juga getah, dahan, dan buahnya, akan layu dan kering, bahkan bisa mengakibatkannya menjadi rapuh dan tumbang. Apabila dahan itu jatuh melintang pada diri Anda, ia tidak lagi bermanfaat bagi Anda, karena ia akan patah, dan hancur. Pada saat itu, yang mesti Anda lakukan adalah seperti yang akan dilakukan oleh tukang kebun; yaitu hanya memotongnya dan menjadikannya sebagai kayu bakar.</p>
<p>baca juga tentang <a title="Hakikat Shalat Menurut Imam Ibnul Qoyyim" href="https://belajarsholat.com/3301-hakikat-shalat-menurut-imam-ibnul-qoyyim.html">Hakikat Shalat Menurut Imam Ibnul Qoyyim</a></p>
<p class="arab">‌‌يبوسة القلب</p>
<p class="arab">فكذلك القلب، إنما ييبس إذا خلا من توحيد الله وحبه ومعرفته وذكره، ودعائه فتصيبه حرارة النفس، ونار الشهوات فتمتنع أغصان الجوارح من الامتداد إذا مددتها والانقياد إذا قدتها، فلا تصلح بعد هي والشجرة إلا للنار: {أَفَمَنْ شَرَحَ اللَّهُ صَدْرَهُ لِلْإِسْلَامِ فَهُوَ عَلَى نُورٍ مِنْ رَبِّهِ فَوَيْلٌ لِلْقَاسِيَةِ قُلُوبُهُمْ مِنْ ذِكْرِ اللَّهِ أُولَئِكَ فِي ضَلَالٍ مُبِينٍ} [الزمر: 22]</p>
<h2><strong>Kekeringan yang Melanda Hati</strong></h2>
<p>Demikian hanya hati, ia seperti tanah dan tanaman, Ia akan kering jika tidak disiram dengan nila-nilai tauhid kepada Allah, mencintai, mengenal, berdzikir dan berdo’a kepada-Nya, sehingga si pemilik hati ini jiwanya akan panas oleh api syahwat, dan anggota tubuhnya tidak akan bisa tegak ketika ditegakkan dan tidak bisa lurus ketika diatur. Karena ia tidak lagi bermanfaat. Ia bagaikan pohon yang hanya baik untuk dijadikan kayu bakar. Allah berfirman,Maka kecelakaan yang besarlah bagi mereka yang membatu hatinya untuk mengingat Allah. Mereka itu dalam kesesatan yang nyata. (az-Zumar [39): 22)</p>
<p class="arab">‌‌مطر القلب</p>
<p class="arab">فإذا كان القلب ممطورًا بمطر الرحمة كانت الأغصان لينة منقادة رطبة، فإذا مددتها إلى أمر الله انقادت معك، وأقبلت سريعة لينة وادعة، فجنيت منها من ثمار العبودية ما يحمله كل غصن من تلك الأغصان ومادتها من رطوبة القلب وريه، فالمادة تعمل عملها في القلب والجوارح، وإذا يبس القلب تعطلت الأغصان من أعمال البر؛ لأن مادة القلب وحياته قد انقطعت منه فلم تنشر في الجوارح، فتحمل كل جارحة ثمرها من العبودية</p>
<h2><strong>Hati yang Mendapatkan Hujan Rahmat</strong></h2>
<p>Jika hati dihujani dengan hujan rahmat Ilahi, dahan-dahannya akan segar, tegak dan berair. Jika ditegakkan pada perintah Allah, ia tegak bersama Anda, dan menerimanya dengan segera, bahkan secara otomatis ia akan menyambut perintah itu dengan baik. Oleh karenanya, tumbuhlah buah ibadah yang dibawa setiap dahan dan pangkalnya, yakni sejuknya hati dan segarnya iman. Pangkal atau dasar itu bekerja di dalam hati dan anggota tubuh. Sementara jika hati kering, dahan-dahannya tidak akan berfungsi untuk melakukan amalan-amalan kebaikan. Karena dasar hati dan kehidupannya telah putus darinya dan tidak tersebar mengakar pada anggota tubuh. Sedangkan setiap anggota tubuh meraih buah tersendiri dari ibadah.</p>
<p class="arab">‌‌استعمال الجوارح</p>
<p class="arab">ولله في كل جارحة من جوارح العبد عبودية تخصه، وطاعة مطلوبة منها، خلقت لأجلها وهيَّئت لها.</p>
<p class="arab">والناس بعد ذلك ثلاثة أقسام:</p>
<p class="arab">أحدها: مَن استعمل تلك الجوارح فيما خُلقت له وأُريد منها، فهذا هو الذي تاجر مع الله بأربح التجارة وباع نفسه لله بأربح البيع، والصلاة وضعت لاستعمال الجوارح جميعها في العبودية تبعًا لقيام القلب بها.</p>
<p class="arab">الثاني: مَن استعملها فيما لم تُخلَق له، ولم يُخلق لها، فهذا هو الذي خاب سعيه وخسرت تجارته، وفات رضى ربه عنه وجزيل ثوابه وحصل على سخطه وأليم عقابه.</p>
<p class="arab">الثالث: مَنْ عَطَّلَ جوارحَه وأماتها بالبطالة، فهذا أيضًا خاسر أعظم خسارة، فإن العبد خلق للعبادة والطاعة لا للبطالة، وأبغض الخلق إلى الله البطال الذي هو لا في شغل الدنيا ولا في سعي الآخرة، فهذا كَلٌ على الدنيا والدين</p>
<h2><strong>Penggunaan Anggota Tubuh</strong></h2>
<p>Setiap anggota badan memiliki ibadah khusus yang dilakukan kepada Rabb-nya, dan memiliki ketaatan sesuai yang diharapkan, karena anggota badan itu telah diciptakan oleh Allah untuk tujuan itu, yaitu beribadah kepada-Nya. Dalam hal ini manusia terbagi menjadi tiga bagian:</p>
<p>Pertama, golongan yang menggunakan anggota tubuhnya sesuai dengan tujuan penciptaannya dan diperintahkan oleh Allah. Inilah golongan orang yang berniaga dengan Allah dengan jaminan keuntungan perniagaan. Dia menjual dirinya untuk Allah dengan keuntungan yang pasti didapatkan. Dan, shalat merupakan ibadah yang diperintahkan untuk dilakukan oleh seluruh anggota tubuhnya dalam beribadah, dengan mengikuti kehendak hatinya.</p>
<p>Kedua, golongan yang menggunakan anggota tubuhnya tidak sesuai dengan tujuan dan maksud penciptaannya. Inilah golongan yang sia-sia usahanya dan merugi perniagaannya, bahkan dia akan kehilangan ridha Rabb-nya, juga terputus dari limpahan pahala. Demikian pula kelak dia akan mendapatkan kemurkaan Allah dan kepedihan azab-Nya.</p>
<p>Ketiga, golongan yang menjadikan anggota tubuhnya tidak berfungsi dan tidak mengaktifkannya atau mematikannya dengan bermalas-malasan. Golongan ini juga termasuk orang yang merugi dengan kerugian yang sangat besar. Sebab, seorang hamba diciptakan Allah untuk beribadah dan taat, dan bukan untuk bermalas-malasan, dan enggan bekerja. Orang yang paling dibenci Allah adalah para pemalas, dan tidak mau bekerja untuk dunia dan dia tidak pula berusaha untuk akhiratnya. Ini semua berarti kesuraman, kesengsaraan bagi dunia dan akhiratnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>SIlahkan subscibe akun youtube kami ya&gt;&gt;&gt; <a href="https://www.youtube.com/@belajarsholatofficial/videos">https://www.youtube.com/@belajarsholatofficial/videos</a></p>The post <a href="https://belajarsholat.com/3312-dampak-dari-kelalaian.html">Dampak Dari Kelalaian</a> appeared first on <a href="https://belajarsholat.com">Belajar Cara Sholat Lengkap</a>.]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
