<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>haram sujud - Belajar Cara Sholat Lengkap</title>
	<atom:link href="https://belajarsholat.com/tag/haram-sujud/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://belajarsholat.com</link>
	<description>Tuntunan Belajar Bacaan Shalat dan Gerakannya dari Jadwal Sholat Wajib Lima Waktu, Sholat Sunnah, Sholat Subuh, Shalat Tahajud, Sholat Dhuha</description>
	<lastBuildDate>Thu, 12 Sep 2024 19:24:04 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://belajarsholat.com/wp-content/uploads/2022/01/icon-75x75.png</url>
	<title>haram sujud - Belajar Cara Sholat Lengkap</title>
	<link>https://belajarsholat.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kewajiban Dalam Sujud</title>
		<link>https://belajarsholat.com/3789-kewajiban-dalam-sujud.html</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Academy Sholat]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Sep 2024 19:24:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Fikih]]></category>
		<category><![CDATA[belajar sholat]]></category>
		<category><![CDATA[cara sholat]]></category>
		<category><![CDATA[haram sujud]]></category>
		<category><![CDATA[pembatal wudhu]]></category>
		<category><![CDATA[rukun sholat]]></category>
		<category><![CDATA[shalat tarawih]]></category>
		<category><![CDATA[sholat]]></category>
		<category><![CDATA[sholat jamaah]]></category>
		<category><![CDATA[sholat sunnah]]></category>
		<category><![CDATA[sholat wajib]]></category>
		<category><![CDATA[sholat witir]]></category>
		<category><![CDATA[sujud]]></category>
		<category><![CDATA[sunnah sujud]]></category>
		<category><![CDATA[tasyahud awal]]></category>
		<category><![CDATA[wajib sujud]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://belajarsholat.com/?p=3789</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kewajiban-kewajiban Dalam Sujud Fasal ini menjelaskan tentang hal-hal yang wajib dalam Sujud. Sujud menurut bahasa memiliki arti condong. Syarat-syarat sujud ada 7 (tujuh), bahkan lebih banyak, yaitu; Bersujud dengan bertumpu pada 7 anggota tubuh. Syarat sujud pertama adalah bahwa sujud dilakukan dengan bertumpu pada 7 (tujuh) anggota tubuh, artinya 7 anggota ini harus menempel di [&#8230;]</p>
The post <a href="https://belajarsholat.com/3789-kewajiban-dalam-sujud.html">Kewajiban Dalam Sujud</a> appeared first on <a href="https://belajarsholat.com">Belajar Cara Sholat Lengkap</a>.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2><strong>Kewajiban-kewajiban Dalam Sujud </strong></h2>
<p>Fasal ini menjelaskan tentang hal-hal yang wajib dalam Sujud. Sujud menurut bahasa memiliki arti <em>condong. </em>Syarat-syarat sujud ada 7 (tujuh), bahkan lebih banyak, yaitu;</p>
<ol>
<li>
<h3>Bersujud dengan bertumpu pada 7 anggota tubuh.</h3>
</li>
</ol>
<p>Syarat sujud pertama adalah bahwa sujud dilakukan dengan bertumpu pada 7 (tujuh) anggota tubuh, artinya 7 anggota ini harus menempel di atas lantai atau tempat sholat. Dasar syarat ini adalah hadis yang diriwayatkan dari Ibnu Abbas bahwa Rasulullah <em>shollallahu ‘alaihi wa sallama </em>bersabda, “Saya diperintahkan untuk bersujud dengan bertumpu pada 7 anggota tubuh, yaitu [1] dahi, [2 dan 3] kedua tangan, [4 dan 5] kedua lutut, [6 dan 7] ujung jari-jari kaki (kiri dan kanan), dan aku tidak mengumpulkan pakaian dan rambut.” Hadis ini diriwayatkan oleh Bukhori dan Muslim</p>
<p>Baca juga artikel tentang <a title="Tumakninah Dalam Sujud" href="https://belajarsholat.com/3735-tumakninah-dalam-sujud.html">Tumakninah Dalam Sujud</a></p>
<ol start="2">
<li>
<h2>Dahi Terbuka</h2>
</li>
</ol>
<p>Syarat sujud berikutnya adalah dahi terbuka kecuali apabila ada <em>udzur</em>, seperti adanya rambut yang tumbuh di atas dahi atau perban yang terbalut karena sakit sekiranya tidak memungkinkan untuk melepasnya. Apabila perban dipasang saat kondisi suci dari hadas dan dibawahnya tidak ada najis yang tidak di<em>ma’fu </em>maka tidak perlu mengulangi sholat. Sebaliknya, jika perban dipasang saat kondisi hadas atau di bawahnya ada najis yang tidak di<em>ma’fu </em>maka wajib mengulangi sholatnya. Lubang yang terbuka pada dahi dimana asalnya tertutup harus ditutupi.</p>
<p>Apabila pada dahi terdapat kulit kering hingga tidak dapat merasa jika disentuh maka sujud bertumpu padanya dihukumi sah dan tidak dituntut untuk menghilangkan kulit mati tersebut meskipun tidak ada kesulitan untuk menghilangkannya.</p>
<ol start="3">
<li>
<h3>Menekan Dahi</h3>
</li>
</ol>
<p>Syarat sujud berikutnya adalah menekan dahi saja dengan kepala, bukan menekan anggota-anggota sujud lain. Pengertian menekan disini adalah sekiranya berat kepala mengenai tempat sujud.</p>
<ol start="4">
<li>
<h3>Tidak Menyengaja Selain Sujud</h3>
</li>
</ol>
<p>Syarat sujud berikutnya adalah bahwa <em>Orang yang sholat </em>turun untuk bersujud dengan menyengaja melakukan sujud. Oleh karena ituapabila <em>Orang yang sholat </em>merasa kaget hingga ia bersujud maka sujudnya tidak sah dan ia harus kembali mengulanginya.</p>
<p>Lafadz ’ dengan <em>dhommah </em>dan <em>fathah </em>pada huruf <em>haa</em> berartii <em>jatuh dari atas ke bawah</em>. Adapun apabila dengan <em>dhommah </em>saja maka berarti naik. Demikian disebutkan dalam kitab <em>al-Misbah </em></p>
<ol start="5">
<li>
<h3>Tidak bersujud di atas benda yang <em>muttasil</em> yang ikut bergerak</h3>
</li>
</ol>
<p>karena gerakan <em>Orang yang sholat </em>saat berdiri. Apabila <em>Orang yang sholat </em>sholat dengan duduk, kemudian ia bersujud di atas benda yang tidak bergerak karena gerakannya saat duduk, akan tetapi benda tersebut akan bergerak andai ia sholat dengan berdiri maka tidak sah sujudnya. Termasuk benda yang <em>muttasil </em>yang bergerak karena gerakan <em>Orang yang sholat </em>adalah bagian tubuhnya sendiri. Oleh karena itu, tidak sah bersujud di atas tangannya.</p>
<p>Adapun benda yang <em>munfasil,</em> seperti kayu atau sapu tangan di tangannya maka sah sujud di atasnya karena benda-benda tersebut tidak dianggap <em>muttasil </em>menurut <em>‘urf</em>. Begitu juga, ujung serban yang panjang sekali dihukumi sebagai benda yang <em>munfasil </em>sekiranya tidak ikut bergerak karena gerakan <em>Orang yang sholat</em>.</p>
<p>Yuk subcribe <a title="Akun Youtube Belajar Sholat" href="https://www.youtube.com/belajarsholatofficial">Akun Youtube Belajar Sholat</a></p>The post <a href="https://belajarsholat.com/3789-kewajiban-dalam-sujud.html">Kewajiban Dalam Sujud</a> appeared first on <a href="https://belajarsholat.com">Belajar Cara Sholat Lengkap</a>.]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
