<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>tayamum - Belajar Cara Sholat Lengkap</title>
	<atom:link href="https://belajarsholat.com/tag/tayamum/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://belajarsholat.com</link>
	<description>Tuntunan Belajar Bacaan Shalat dan Gerakannya dari Jadwal Sholat Wajib Lima Waktu, Sholat Sunnah, Sholat Subuh, Shalat Tahajud, Sholat Dhuha</description>
	<lastBuildDate>Sat, 25 May 2024 06:23:58 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://belajarsholat.com/wp-content/uploads/2022/01/icon-75x75.png</url>
	<title>tayamum - Belajar Cara Sholat Lengkap</title>
	<link>https://belajarsholat.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Jika Jiwa ini Masih Lalai</title>
		<link>https://belajarsholat.com/3529-jika-jiwa-ini-masih-lalai.html</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Academy Sholat]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 16 Jun 2024 06:18:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Adab]]></category>
		<category><![CDATA[bacaan sholat]]></category>
		<category><![CDATA[cara sholat]]></category>
		<category><![CDATA[sholat]]></category>
		<category><![CDATA[sholat jamaah]]></category>
		<category><![CDATA[sholat sunnah]]></category>
		<category><![CDATA[takbir]]></category>
		<category><![CDATA[tasyahud awal]]></category>
		<category><![CDATA[tayamum]]></category>
		<category><![CDATA[waktu sholat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://belajarsholat.com/?p=3529</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jika Jiwa ini Masih Lalai ‌‌‌‌‌‌المشهد السادس: مشهد التقصير ‌‌‌‌وأن العبد لو اجتهد في القيام بالأمر غاية الاجتهاد وبذل وسعه فهو مقصر وحق الله سبحانه عليه أعظم والذي ينبغي له أن يقابل به من الطاعة Tempat yang Enam: kelalaian Dan jika seorang hamba berusaha sekuat tenaga dan terus berusaha sekuat tenaga, namun ia gagal, dan [&#8230;]</p>
The post <a href="https://belajarsholat.com/3529-jika-jiwa-ini-masih-lalai.html">Jika Jiwa ini Masih Lalai</a> appeared first on <a href="https://belajarsholat.com">Belajar Cara Sholat Lengkap</a>.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2><strong>Jika Jiwa ini Masih Lalai</strong></h2>
<p class="arab">‌‌‌‌‌‌المشهد السادس: مشهد التقصير</p>
<p class="arab">‌‌‌‌وأن العبد لو اجتهد في القيام بالأمر غاية الاجتهاد وبذل وسعه فهو مقصر وحق الله سبحانه عليه أعظم والذي ينبغي له أن يقابل به من الطاعة</p>
<p>Tempat yang Enam: kelalaian</p>
<p>Dan jika seorang hamba berusaha sekuat tenaga dan terus berusaha sekuat tenaga, namun ia gagal, dan hak Tuhan Yang Maha Esa atas dirinya lebih besar, dan yang harus dibalasnya adalah ketaatan.</p>
<p class="arab">‌‌‌‌<br />
والعبودية والخدمة فوق ذلك بكثير، وأن عظمته وجلاله سبحانه يقتضي من العبودية ما يليق بها، وإذا كان خدم الملوك وعبيدهم يعاملونهم في خدمتهم بالإجلال لهم والتعظيم والاحترام والتوقير والحياء والمهابة والخشية والنصح بحيث يفرغون قلوبهم وجوارحهم لهم، فمالك الملوك ورب السموات والأرض أولى أن يعامل بذلك بل بأضعاف ذلك، وإذا شهد العبد من نفسه أنه لم يوف ربه في عبوديته حقه ولا قريبًا من حقه علم تقصيره ولم يسعه مع ذلك غير الاستغفار والاعتذار من تقصيره وتفريطه وعدم القيام بما ينبغي له من حقه وأنه إلى أن يغفر له العبودية ويعفو عنه فيها، أحوج منه إلى أن يطلب منه عليها ثوابًا وهو لو وفاها حقها كما ينبغي لكانت مستحقة عليه بمقتضى العبودية، فإن عمل العبد وخدمته لسيده مستحق عليه بحكم كونه عبده، ومملوكه فلو طلب منه الأجرة على عمله وخدمته لعده الناس أحمق وأخرق</p>
<h2><strong>Pengabdian dan pelayanan lebih dari itu, dan keagungan-Nya, </strong></h2>
<p>Maha Suci Dia, menuntut dari penghambaan apa yang pantas untuk itu, dan jika para hamba dan hamba raja memperlakukan mereka dalam pelayanan mereka dengan hormat, mengagungkan, dengan kesopanan, kekaguman, ketakutan, dan keikhlasan sampai-sampai mengosongkan hati dan anggota tubuh untuknya, maka Pemilik raja-raja dan Penguasa langit dan bumi lebih layak diperlakukan dengan itu, melainkan Berkali-kali lipat dari itu. Yuk Baca artikel tentang : <a title="Utusan Sang Raja" href="https://belajarsholat.com/3321-utusan-sang-raja.html">Utusan Sang Raja</a></p>
<p>Dan jika seorang hamba bersaksi dari dirinya sendiri bahwa Tuhannya belum menunaikan hak-haknya dalam mengabdi, dan bahkan belum mendekati hak-haknya, maka dia mengetahui kekurangannya, dan dia tidak mempunyai pilihan selain memohon ampun dan meminta maaf atas kekurangan dan kelalaiannya. dan tidak melakukan apa yang menjadi haknya, dan sampai Dia memaafkannya dalam pengabdiannya dan mengampuninya dalam hal itu, maka dia masih perlu meminta imbalan darinya, dan jika dia telah memenuhi haknya dengan baik, dia akan melakukannya, berhak atas dirinya berdasarkan perbudakan. Pekerjaan dan pengabdian seorang budak kepada tuannya adalah haknya berdasarkan statusnya sebagai budak dan harta bendanya. Jika dia meminta upah atas pekerjaan dan pengabdiannya, maka orang-orang akan menganggap dia bodoh.</p>
<h2><strong>Ini bukanlah hambanya dan bukan pula hambanya dalam hakikatnya,</strong></h2>
<p>tetapi ia adalah hamba Allah dan hambanya dalam hakikatnya dalam segala aspek Tuhan Yang Maha Kuasa, maka pekerjaan dan pengabdiannya adalah haknya karena ia adalah hambanya, demikian pula jika ia memberi pahala baginya untuk itu, itu hanyalah sebuah nikmat, nikmat, dan kebaikan kepadanya yang tidak pantas diterima oleh seorang hamba darinya, dan dari sinilah makna sabda Nabi, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, dapat dipahami hai dia: “Tidak seorang pun di antara kamu yang akan masuk surga dengan amalnya.” Mereka berkata: Begitu pula kamu, wahai Rasulullah? Dia berkata: “Bahkan aku pun tidak, kecuali Tuhan menghujani aku dengan rahmat dan karunia-Nya.”</p>
<p>Yuk Subscribe : <a title="Belajar Sholat" href="https://www.youtube.com/@belajarsholatofficial/videos">Akun Youtube Belajar Sholat</a></p>The post <a href="https://belajarsholat.com/3529-jika-jiwa-ini-masih-lalai.html">Jika Jiwa ini Masih Lalai</a> appeared first on <a href="https://belajarsholat.com">Belajar Cara Sholat Lengkap</a>.]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pembatal-pembatal Tayamum</title>
		<link>https://belajarsholat.com/2306-pembatal-pembatal-tayamum.html</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Belajarsholat.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Feb 2023 01:00:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Thaharah]]></category>
		<category><![CDATA[cara tayamum]]></category>
		<category><![CDATA[pembatal tayamum]]></category>
		<category><![CDATA[tayamum]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://belajarsholat.com/?p=2306</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pembatal-pembatal Tayamum Sebelumnya sudah kami bahas rukun tayamum dan cara tayamum yang benar. Kali ini kami akan membahas pembatal-pembatal tayamum. Dalam Matan Abi Syuja&#8217; Pembatal Tayamum ada 3 Dan yang membatalkan tayamum ada tiga macam: Apa-apa yang membatalkan wudhu. Mendapati air diluar waktu sholat.[1] Murtad. Keterangan: 1. Syaikh Musthofa Dib Bagho dalam Kitab at Tadzhib [&#8230;]</p>
The post <a href="https://belajarsholat.com/2306-pembatal-pembatal-tayamum.html">Pembatal-pembatal Tayamum</a> appeared first on <a href="https://belajarsholat.com">Belajar Cara Sholat Lengkap</a>.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2><strong>Pembatal-pembatal Tayamum</strong></h2>
<p>Sebelumnya sudah kami bahas rukun tayamum dan <a href="https://belajarsholat.com/2281-cara-tayamum-yang-benar.html" target="_blank" rel="noopener">cara tayamum yang benar</a>. Kali ini kami akan membahas pembatal-pembatal tayamum.</p>
<p>Dalam Matan Abi Syuja&#8217; Pembatal Tayamum ada 3</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-2307" src="https://belajarsholat.com/wp-content/uploads/2023/02/pembatal-tayamum.png" alt="pembatal tayamum" width="868" height="165" srcset="https://belajarsholat.com/wp-content/uploads/2023/02/pembatal-tayamum.png 868w, https://belajarsholat.com/wp-content/uploads/2023/02/pembatal-tayamum-300x57.png 300w, https://belajarsholat.com/wp-content/uploads/2023/02/pembatal-tayamum-768x146.png 768w, https://belajarsholat.com/wp-content/uploads/2023/02/pembatal-tayamum-750x143.png 750w" sizes="(max-width: 868px) 100vw, 868px" /></p>
<p>Dan yang membatalkan tayamum ada tiga macam:</p>
<ol>
<li>Apa-apa yang membatalkan wudhu.</li>
<li>Mendapati air diluar waktu sholat.[1]</li>
<li>Murtad.</li>
</ol>
<p><strong>Keterangan:</strong></p>
<p>1. Syaikh Musthofa Dib Bagho dalam Kitab at Tadzhib fi Adillati Matan Abi Syuja&#8217; menjelaskan,</p>
<p>Maksudnya (mendapati air diluar waktu sholat) adalah sebelum mengerjakan sholat. Sebagaimana yang hadis yang diriwayatkan At-Tirimizi (145) dan selainnya. Dari Abi Dzar radhiallahu &#8216;anhu, sesunggunya Nabi ﷺ bersabda,</p>
<p class="arab">إنَّ الصعيدَ الطيبَ طهورُ المسلمِ وإن لم يجدِ الماءَ عشرَ سنين فإذا وجد الماءَ فليمسَّه بشرتَه فإن ذلك خيرٌ</p>
<p><em>Sesungguhnya tanah yang baik itu suci bagi muslim, meskipun tidak mendapati air selama 10 tahun. Apabila mendapati air, hendaknya dia berwudhu karena itu lebih baik.&#8221;</em></p>
<p>فليمسَّه بشرتَه maksudnya berwudhulah, dan ini sebagai dalil batalnya tayamum ketika mendapati air.</p>
<p>Dalam Kitab Fiqh Muyassar ada tambahan pembatal tayamum yaitu hilangnya udzur yang menyebabkan seseorang harus tayamum karena sakit dan selainnya. Artinya jika seseorang yang sudah sembuh dari sakit maka tidak boleh bertayamum.</p>
<p><em>Wallahu a&#8217;lam.</em></p>The post <a href="https://belajarsholat.com/2306-pembatal-pembatal-tayamum.html">Pembatal-pembatal Tayamum</a> appeared first on <a href="https://belajarsholat.com">Belajar Cara Sholat Lengkap</a>.]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rukun Tayamum dalam Madzhab Syafi&#8217;i</title>
		<link>https://belajarsholat.com/2287-rukun-tayamum-dalam-madzhab-syafii.html</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Belajarsholat.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 17 Feb 2023 22:54:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Thaharah]]></category>
		<category><![CDATA[rukun tayamum]]></category>
		<category><![CDATA[tayamum]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://belajarsholat.com/?p=2287</guid>

					<description><![CDATA[<p>Rukun Tayamum dalam Madzhab Syafi&#8217;i Dalam matan abi syuja kitab rujukan madhab syafi&#8217;i disebutkan tentang rukun tayamum. Rukun tayamum ada empat yaitu: Niat. Mengusap wajah. Mengusap kedua tangan sampai siku. Tertib. Penjelasan: فَتَيَمَّمُوا صَعِيدًا طَيِّبًا فَامْسَحُوا بِوُجُوهِكُمْ وَأَيْدِيكُمْ maka bertayamumlah kamu dengan tanah yang baik (suci); sapulah mukamu dan tanganmu. (QS. Al-Maidah 6) Dalam kalimat [&#8230;]</p>
The post <a href="https://belajarsholat.com/2287-rukun-tayamum-dalam-madzhab-syafii.html">Rukun Tayamum dalam Madzhab Syafi’i</a> appeared first on <a href="https://belajarsholat.com">Belajar Cara Sholat Lengkap</a>.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2><strong>Rukun Tayamum dalam Madzhab Syafi&#8217;i</strong></h2>
<p>Dalam matan abi syuja kitab rujukan madhab syafi&#8217;i disebutkan tentang rukun tayamum.</p>
<p><img decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-2288" src="https://belajarsholat.com/wp-content/uploads/2023/02/rukun-tayamum-datan-abi-syuja.png" alt="rukun tayamum datan abi syuja" width="577" height="82" srcset="https://belajarsholat.com/wp-content/uploads/2023/02/rukun-tayamum-datan-abi-syuja.png 577w, https://belajarsholat.com/wp-content/uploads/2023/02/rukun-tayamum-datan-abi-syuja-300x43.png 300w" sizes="(max-width: 577px) 100vw, 577px" /></p>
<p><strong>Rukun tayamum ada empat yaitu:</strong></p>
<ol>
<li>Niat.</li>
<li>Mengusap wajah.</li>
<li>Mengusap kedua tangan sampai siku.</li>
<li>Tertib.</li>
</ol>
<p>Penjelasan:</p>
<p class="arab">فَتَيَمَّمُوا صَعِيدًا طَيِّبًا فَامْسَحُوا بِوُجُوهِكُمْ وَأَيْدِيكُمْ</p>
<p><em>maka bertayamumlah kamu dengan tanah yang baik (suci); sapulah mukamu dan tanganmu.</em> (QS. Al-Maidah 6)</p>
<p>Dalam kalimat فَتَيَمَّمُوا artinya menyengaja, dan ini sebagai dalil wajibnya niat disertai dengan hadis</p>
<p class="arab">إِنَّمَا اْلأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ</p>
<p><em>Sesungguhnya setiap amal tergantung niatnya.</em></p>
<p>Adapun kalimat</p>
<p class="arab">فَامْسَحُوا بِوُجُوهِكُمْ وَأَيْدِيكُمْ</p>
<p><em>sapulah mukamu dan tanganmu</em></p>
<p>Menunjukkan urutan tertibnya dalam <a href="https://belajarsholat.com/2284-syarat-syarat-tayamum-dalam-madzhab-syafii.html" target="_blank" rel="noopener">bertayamum.</a></p>
<p><strong>Referensi:</strong></p>
<p>At tadzhib fi adillati ghoyah wat taqrib, Prof. Dr. Mushthafa Dib Al-Bugha, 31</p>
<p><em>Wallahu a&#8217;lam.</em></p>The post <a href="https://belajarsholat.com/2287-rukun-tayamum-dalam-madzhab-syafii.html">Rukun Tayamum dalam Madzhab Syafi’i</a> appeared first on <a href="https://belajarsholat.com">Belajar Cara Sholat Lengkap</a>.]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cara Tayamum yang Benar</title>
		<link>https://belajarsholat.com/2281-cara-tayamum-yang-benar.html</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Belajarsholat.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 14 Feb 2023 14:03:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Thaharah]]></category>
		<category><![CDATA[cara tayamum]]></category>
		<category><![CDATA[niat tayamum]]></category>
		<category><![CDATA[tayamum]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://belajarsholat.com/?p=2281</guid>

					<description><![CDATA[<p>Cara Tayamum yang Benar Tayamum adalah pengganti wudhu atau hadats besar saat ada halangan, dengan cara mengusap wajah dan tangan menggunakan tanah bersih. Dalil disyariatkannya tayamum يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا قُمْتُمْ إِلَى الصَّلَاةِ فَاغْسِلُوا وُجُوهَكُمْ وَأَيْدِيَكُمْ إِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوا بِرُءُوسِكُمْ وَأَرْجُلَكُمْ إِلَى الْكَعْبَيْنِ ۚ وَإِنْ كُنْتُمْ جُنُبًا فَاطَّهَّرُوا ۚ وَإِنْ كُنْتُمْ مَرْضَىٰ أَوْ عَلَىٰ [&#8230;]</p>
The post <a href="https://belajarsholat.com/2281-cara-tayamum-yang-benar.html">Cara Tayamum yang Benar</a> appeared first on <a href="https://belajarsholat.com">Belajar Cara Sholat Lengkap</a>.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2><strong>Cara Tayamum yang Benar</strong></h2>
<p>Tayamum adalah pengganti wudhu atau hadats besar saat ada halangan, dengan cara mengusap wajah dan tangan menggunakan tanah bersih.</p>
<p>Dalil disyariatkannya tayamum</p>
<p class="arab">يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا قُمْتُمْ إِلَى الصَّلَاةِ فَاغْسِلُوا وُجُوهَكُمْ وَأَيْدِيَكُمْ إِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوا بِرُءُوسِكُمْ وَأَرْجُلَكُمْ إِلَى الْكَعْبَيْنِ ۚ وَإِنْ كُنْتُمْ جُنُبًا فَاطَّهَّرُوا ۚ وَإِنْ كُنْتُمْ مَرْضَىٰ أَوْ عَلَىٰ سَفَرٍ أَوْ جَاءَ أَحَدٌ مِنْكُمْ مِنَ الْغَائِطِ أَوْ لَامَسْتُمُ النِّسَاءَ فَلَمْ تَجِدُوا مَاءً فَتَيَمَّمُوا صَعِيدًا طَيِّبًا فَامْسَحُوا بِوُجُوهِكُمْ وَأَيْدِيكُمْ مِنْهُ ۚ مَا يُرِيدُ اللَّهُ لِيَجْعَلَ عَلَيْكُمْ مِنْ حَرَجٍ وَلَٰكِنْ يُرِيدُ لِيُطَهِّرَكُمْ وَلِيُتِمَّ نِعْمَتَهُ عَلَيْكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ</p>
<p>Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak mengerjakan shalat, maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai dengan siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kakimu sampai dengan kedua mata kaki, dan jika kamu junub maka mandilah, dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, lalu kamu tidak memperoleh air, maka bertayammumlah dengan tanah yang baik (bersih); sapulah mukamu dan tanganmu dengan tanah itu. Allah tidak hendak menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, supaya kamu bersyukur. (QS. Al-Maidah &#8211; 6)</p>
<p><strong>Cara Tayamum</strong></p>
<p>Sebagaimana dalam hadis &#8216;Ammar bin Yasir radhiallahu &#8216;anhu,</p>
<p class="arab">بَعَثَنِي رَسُولُ اللَّهِ ﷺ فِي حَاجَةٍ فَأَجْنَبْتُ فَلَمْ أَجِد الْمَاءَ فَتَمَرَّغْتُ فِي الصَّعِيدِ كَمَا تَمَرَّغُ الدَّابَّةُ فَذَكَرْتُ ذَلِكَ لِلنَّبِيِّ ﷺ فَقَالَ إِنَّمَا كَانَ يَكْفِيكَ أَنْ تَصْنَعَ هَكَذَا فَضَرَبَ بِكَفِّهِ ضَرْبَةً عَلَى الْأَرْضِ ثُمَّ نَفَضَهَا ثُمَّ مَسَحَ بِهِمَا ظَهْرَ كَفِّهِ بِشِمَالِهِ أَوْ ظَهْرَ شِمَالِهِ بِكَفِّهِ ثُمَّ مَسَحَ بِهِمَا وَجْهَهُ</p>
<p>&#8220;Rasulullah ﷺ mengutusku dalam suatu urusan, aku lalu junub dan tidak mendapatkan air. Maka aku pun berguling-guling di atas tanah seperti berguling-gulingnya hewan. Kemudian aku ceritakan hal tersebut kepada Nabi ﷺ, lalu beliau bersabda: &#8220;Sebenarnya cukup buatmu bila kamu melakukan begini.&#8221; Nabi ﷺ kemudian memukulkan telapak tangannya ke permukaan tanah dan mengibaskannya, lalu mengusap punggung tangan kanannya dengan telapak tangan kirinya, atau punggung telapak kirinya dengan telapak tangan kanannya, kemudian beliau mengusap wajahnya.&#8221; (HR. Bukhari 334)</p>
<p>Dalam lafadz lainnya rasulullah ﷺ memerintahkan,</p>
<p class="arab">إِنَّمَا كَانَ يَكْفِيكَ هَكَذَا وَمَسَحَ وَجْهَهُ وَكَفَّيْهِ وَاحِدَةً</p>
<p>&#8220;Sebenarnya kamu cukup melakukan begini.&#8221; Beliau lalu memukulkan telapak tangannya ke tanah, lalu mengusap muka dan kedua telapak tangannya sekali.&#8221;</p>
<p><strong>Urutan Cara Tayamum Dari Hadis Diatas</strong></p>
<ol>
<li><a href="https://belajarsholat.com/2244-ringkasan-urutan-wudhu-yang-benar.html" target="_blank" rel="noopener">Niat.</a></li>
<li>Disunnahkan Membaca Basmallah.</li>
<li>Memukulkan telapak tangan ke tanah, lalu menepuk sambil mengibas-gibaskan ataupun meniup telapak tangan.</li>
<li>Kemudian telapak kiri mengusap punggung telapak kanan, lalu telapak kanan mengusap punggung telapak kiri sampai pergelangan tangan.</li>
<li>Kemudian dilanjut mengusap wajah sekali dengan kedua telapak tangan.</li>
</ol>
<p>Namun dalam hal ini terjadi khilaf ulama&#8217; apakah mendahulukan mengusap tangan dulu atau wajah dulu. Sementara dalam Syafi&#8217;iah didahulukan wajah terlebih dahulu, dan saat mengusap tangan sampai siku. (At-Tadzhib Matan Abi Syuja&#8217; 31)</p>
<p>Demkian cara tayamum yang benar, semoga bermanfaat.</p>
<p><em>Wallahu a&#8217;lam.</em></p>The post <a href="https://belajarsholat.com/2281-cara-tayamum-yang-benar.html">Cara Tayamum yang Benar</a> appeared first on <a href="https://belajarsholat.com">Belajar Cara Sholat Lengkap</a>.]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
