<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>eukun sholat - Belajar Cara Sholat Lengkap</title>
	<atom:link href="https://belajarsholat.com/tag/eukun-sholat/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://belajarsholat.com</link>
	<description>Tuntunan Belajar Bacaan Shalat dan Gerakannya dari Jadwal Sholat Wajib Lima Waktu, Sholat Sunnah, Sholat Subuh, Shalat Tahajud, Sholat Dhuha</description>
	<lastBuildDate>Thu, 18 Jul 2024 20:01:37 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://belajarsholat.com/wp-content/uploads/2022/01/icon-75x75.png</url>
	<title>eukun sholat - Belajar Cara Sholat Lengkap</title>
	<link>https://belajarsholat.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Rukun Keempat Sholat</title>
		<link>https://belajarsholat.com/3723-rukun-keempat-sholat.html</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Academy Sholat]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 30 Jul 2024 19:53:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Fikih]]></category>
		<category><![CDATA[aamiin al fatihah]]></category>
		<category><![CDATA[al fatihah]]></category>
		<category><![CDATA[bacaan sholat]]></category>
		<category><![CDATA[bacaan surah]]></category>
		<category><![CDATA[cara sholat]]></category>
		<category><![CDATA[eukun sholat]]></category>
		<category><![CDATA[rukuk]]></category>
		<category><![CDATA[rukun]]></category>
		<category><![CDATA[rukun sholat]]></category>
		<category><![CDATA[shalat jamaah]]></category>
		<category><![CDATA[shalat tarawih]]></category>
		<category><![CDATA[sholat]]></category>
		<category><![CDATA[sholat jamaah]]></category>
		<category><![CDATA[sholat sunnah]]></category>
		<category><![CDATA[tasyahud awal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://belajarsholat.com/?p=3723</guid>

					<description><![CDATA[<p>ٌRukun SHolat yang ke empat adalah : Membaca Surat al-Fatihah Rukun sholat yang keempat adalah membaca al-Fatihah, baik dengan cara hafalan, dituntun oleh orang lain, melihat pada mushaf, atau dengan cara yang lain meskipun harus dengan menggunakan perantara lampu bagi musholli yang sholat di tempat yang gelap. Membaca al-Fatihah wajib dilakukan di setiap rakaat sholat, [&#8230;]</p>
The post <a href="https://belajarsholat.com/3723-rukun-keempat-sholat.html">Rukun Keempat Sholat</a> appeared first on <a href="https://belajarsholat.com">Belajar Cara Sholat Lengkap</a>.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>ٌRukun SHolat yang ke empat adalah :</p>
<ol start="4">
<li>
<h2><strong>Membaca Surat al-Fatihah </strong></h2>
</li>
</ol>
<p>Rukun sholat yang keempat adalah membaca al-Fatihah, baik dengan cara hafalan, dituntun oleh orang lain, melihat pada mushaf, atau dengan cara yang lain meskipun harus dengan menggunakan perantara lampu bagi <em>musholli </em>yang sholat di tempat yang gelap.</p>
<p>Membaca al-Fatihah wajib dilakukan di setiap rakaat sholat, baik berupa sholat <em>sirriah</em>7 atau <em>jahriah</em>, baik <em>musholli </em>adalah sebagai imam, atau makmum, atau <em>munfarid </em>(sendirian).</p>
<p>Kewajiban membaca Fatihah dalam sholat berdasarkan pada hadis yang terdapat di dua kitab <em>Shohih</em>, “Tidaklah sah sholat orang yang belum membaca al-Fatihah.” Baghowi berkata dalam kitab <em>al-Mashoobih</em>, “Diriwayatkan dari Abu Hurairah dari Rasulullah <em>shollallahu ‘alaihi wa sallama. Baca juga artikel Tentang :<a title="Ayat Ke 5 Surah Al-fatihah" href="https://belajarsholat.com/3352-ayat-ke-5-surah-al-fatihah.html">Ayat Ke 5 Surah Al-fatihah</a></em></p>
<p>bahwa beliau bersabda, ‘Barang siapa melaksanakan sholat sedangkan ia tidak membaca al-Fatihah maka sholatnya tidak sempurna (3 x diucapkan).’ Kemudian dikatakan kepada Abu Hurairah, ‘Kalau sebagai makmum yang berada di belakang imam, bagaimana membaca al-Fatihah-nya?’ Abu Hurairah menjawab,‘Bacalah al-Fatihah di dalam hatimu karena aku mendengar Rasulullah <em>shollallahu ‘alaihi wa sallama </em>mengatakan; <em>Allah </em><em>berfirman, ‘Aku telah membagi sholat antara Diri</em><em>-Ku dan hamba-Ku menjadi dua bagian. Bagi hamba-Ku, ia memperoleh apa yang ia </em><em>minta.’ Ketika hamba mengucapkan </em>Alhamdulillahi rabbil ‘alamin <em>maka Allah </em><em>berfirman, ‘Hamba</em><em>-Ku telah memuji-</em><em>Ku.’ </em></p>
<p><em>Ketika hamba </em><em>mengucapkan,</em> <em>maka Allah berfirman, ‘Hamba</em><em>-Ku telah memuja-</em><em>Ku.’ Ke</em><em>tika hamba mengucapkan </em>Arrahman Arrahim <em>maka Allah </em><em>berfirman, ‘Hamba</em><em>-Ku telah mengagungkan-</em><em>Ku.’ Ketika hamba </em><em>Mengucapkan</em> Iyyakana’budu Wa Iyyaka Nas ta’in <em>maka Allah berfirman, ‘Ini adalah </em><em>hubungan antara diri-Ku dan hamba-Ku. Baginya memperoleh apa </em><em>yang ia minta.’ </em><em>Ketika hamba mengucapkan </em>Ihdinash shirotol mustaqim <em>maka Allah berfirman, ‘Ini adalah untuk hamba</em><em>-Ku. Baginya </em><em>memperoleh apa yang ia minta.’ </em>Hadis ini riwayatkan oleh Bukhori dan Muslim.</p>
<p>Apabila <em>musholli </em>tidak mampu membaca Fatihah maka wajib atasnya membaca ayat-ayat lain dari al-Quran yang seukuran dengan kuantitas Fatihah meskipun terpisah-pisah sebagaimana menurut pendapat <em>mu’tamad</em>. Kemudian apabila ia tidak mampu membaca ayat-ayat lain dari al-Quran maka wajib atasnya membaca dzikir atau doa yang sama kuantitasnya dengan Fatihah. Dalam bacaan dzikir atau doa ini, disyaratkan harus berjumlah 7 (tujuh) jenis.</p>
<h2>Doa dihukumi sama seperti dzikir.</h2>
<p>Yang <em>mu’tabar</em><em>, </em>doa-doa yang dibaca sebagai ganti al-Fatihah adalah doa-doa yang berhubungan dengan perkara-perkara akhirat. Apabila <em>musholli </em>tidak hafal doa-doa akhirat maka ia berdoa dengan doa-doa yang berkaitan dengan duniawi.</p>
<p>Dalam berdoa, <em>musholli </em>diwajibkan menggunakan Bahasa Arab, jika tidak mampu menggunakannya maka ia menerjemahkan doa dengan bahasa manapun (seperti Jawa, Indonesia, dan lain-lain). Dalam membaca doa, <em>musholli </em>diwajibkan mendahulukan menerjemahkan doa akhirat daripada doa duniawi yang berbahasa Arab. Apabila ia hanya mengetahui doa duniawi, maka ia membaca doa tersebut dan dihukumi sudah mencukupi.Termasuk doa yang berhubungan dengan perihal akhirat</p>
<p>adalah;<em>Ya Allah! Ampunilah aku. Sayangilah aku. Maafkanlah aku. Dan ridhoilah aku. </em></p>
<p>Termasuk doa yang berhubungan dengan perihal dunia adalah;<em>Ya Allah! Berilah aku rizki istri yang cantik atau yang kaya. </em></p>
<p>Kemudian apabila <em>musholli </em>tidak mampu membaca dzikir atau doa maka ia wajib berdiri seukuran lamanya membaca Fatihah. Ia tidak boleh menerjemahkan Fatihah dan ayat-ayat lain dari al-Quran yang sebagai ganti dari Fatihah ke bahasa lain.</p>
<p>Berbeda dengan <em>takbir</em>, maka ketika <em>musholli </em>tidak mampu mengucapkannya dengan Bahasa Arab maka ia menerjemahkannya ke bahasa lain. Bagi <em>musholli </em>yang hanya berdiri seukuran lamanya membaca Fatihah tidak diwajibkan men<em>komat-kamit</em>kan atau menggerak-gerakkan lisannya, kecuali bagi <em>musholli </em>yang bisu bukan bawaan lahir.</p>
<p>Yuk subscribe : <a title="Akun Youtube Belajar Sholat" href="https://www.youtube.com/belajarsholatofficial">Akun Youtube Belajar Sholat</a></p>
<p>&nbsp;</p>The post <a href="https://belajarsholat.com/3723-rukun-keempat-sholat.html">Rukun Keempat Sholat</a> appeared first on <a href="https://belajarsholat.com">Belajar Cara Sholat Lengkap</a>.]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
